facebook fandik

menjelajah KEHIDUPAN dengan ketulusan untuk meraih ridho ILLAHI

duniaku

yang lain bersandiwara guwe apa adanya fandik enjoe aja. Copyright © 2012 fandik

sosial

hidup akan lebih indah karena mengharap berkah, petuah mbah yai, dunia pasti berakir

hampa relung kehidupan

kita masih muda enjoe aja ayo lawan semua yang cuma merusak tatanan yang tak bermoral

baju

ngapai berbaju suci jika tidak dengan hati, jati diri sendiri.

Senin, 30 Juli 2012

ATTANWIR

foto ijazah MA I ATTANWIR

Minggu, 22 Juli 2012

MAKALAH ETIKA DI RS

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN MULTIPEL FRAKTUR


ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN  MULTIPEL FRAKTUR



I.       Pengertian.
Adalah terputuisnya kontinuitas jaringan tulang dan atau tulang rawan yang umumnya disebabkan oleh ruda paksa. Trauma yang menyebabkan tulang patah dapat berubah trauma langsung, misalnya benturan pada lengan bawah yang menyebabkan patah tulang radius dan ulna, dan dapat berubah trauma tidak langsung, misalnya jatuh bertumpu pada tangan yang menyebabkan tulang klavikula atau radius distal patah. 
Akibat trauma pada tulang tergantuing pada jenis trauma,kekuatan, dan arahnya.Taruma tajam yang langsung atau trauma tumpul yang kuat dapat menyebabkan tulang patah dengan  luka terbuka  sampai ketulang  yang disebut patah tulang terbuka. Patah tulang yang didekat sendi atau yang mengenai sendi dapat menyebabkan  patah tulang disertai luksasi sendi yang disebut fraktur dislokasi.

MAKALAH MACAM-MACAM POSISI KLIEN SAAT BERBARING DITEMPAT TIDUR


MACAM-MACAM POSISI KLIEN
SAAT BERBARING DITEMPAT TIDUR
Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Dari Mata Ajar KJR 114
Kebutuhan dasar manusia

Disusun Oleh:


DEPARTEMEN PENDIDIKAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN MALANG
PRODI KEPERAWATAN

Hidrosefalus


KATA PENGANTAR


     Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami  dapat menyelesaikan laporan UAP yang berjudul “ Asuhan Keperawatan pada Anak CH. dengan Hidrosefalus ec Tumor Fossa Posterior“ tepat pada waktunya.
     Dalam menyusun laporan ini, kami banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada:

1        Ibu Isnaini D.T.N. SKM..MKes. selaku direktur Poltekkes Malang

2        Ibu Dra. Susilaningsih MKes. selaku ketua Prodi Keperawatan Malang
3        Ibu Rossyana Skp, selaku dosen penguji I
4        Ibu Wahyuningsri Spd, selaku dosen penguji II
5        Ibu Maria Kristiana , AMK selaku kepala ruangan 15 RSSA Malang dan penguji lahan
6        Para perawat ruang 15 RSSA Malang
7        Petugas perpustakaan Poltekkes Malang Prodi Kep Malang
8        Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaiaan makalah ini

     Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca sekalian, agar dalam penulisan laporan selanjutnya akan lebih baik. Semoga laporan UAP ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

                                                                                                Malang , Juli 2004
                                                                                                            Penulis

askep fraktur


BAB  II
TINJAUAN  PUSTAKA

A.       KONSEP DASAR

1.       Pengertian

a      Fraktur
Adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang umumnya disebabkan oleh rudapaksa (Mansjoer, Arif, et al, 2000). Sedangkan menurut Linda Juall C. dalam buku Nursing Care Plans and Dokumentation menyebutkan bahwa Fraktur adalah rusaknya kontinuitas tulang yang disebabkan tekanan eksternal yang datang lebih besar dari yang dapat diserap oleh tulang. Pernyataan ini sama yang diterangkan dalam buku Luckman and Sorensen’s Medical Surgical Nursing.
b      Patah Tulang Tertutup
Didalam buku Kapita Selekta Kedokteran tahun 2000, diungkapkan bahwa patah tulang tertutup adalah patah tulang dimana tidak terdapat hubungan antara fragmen tulang dengan dunia luar.