facebook fandik

menjelajah KEHIDUPAN dengan ketulusan untuk meraih ridho ILLAHI

duniaku

yang lain bersandiwara guwe apa adanya fandik enjoe aja. Copyright © 2012 fandik

sosial

hidup akan lebih indah karena mengharap berkah, petuah mbah yai, dunia pasti berakir

hampa relung kehidupan

kita masih muda enjoe aja ayo lawan semua yang cuma merusak tatanan yang tak bermoral

baju

ngapai berbaju suci jika tidak dengan hati, jati diri sendiri.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

perbedaan retradasi mental dan sindrom down



Retardasi mental adalah kondisi sebelum usia 18 tahun yang ditandai dengan rendahnya kecerdasan (biasanya nilai IQ-nya di bawah 70) dan sulit beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari
Sindrom Down merupakan kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21 pada berkas q22 gen SLC5A3,[1] yang dapat dikenal dengan melihat manifestasi klinis yang cukup khas. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental

retardasi mental berarti kecerdasan yang kurang dari rata-rata, normalnya
manusia mempunyai IQ 90-110. retardasi normal berarti kurang dari itu,
derajatnya berbeda-beda dari ringan sampai berat (debil).
down syndrome merupakan kelainan kromosom yang terjadi saat dari kandungan,
tidak dikaitkan dengan step / kejang.

Minggu, 25 November 2012

PEMBERIAN OBAT MATA

PEMBERIAN OBAT MATA 
Pengertian:
Pemberian obat mata adalah pemberian obat tetes atau salep pada mata secara tepat.

Tujuan umum:
Setelah di berikan penyuluhan ini klien dan keluarga dapat menerap kan pemberian obat tetes/ salep mata secara tepat dan benar serta mandiri.
  

Tujuan Khusus:
1.  Agar klien dan keluarga mengetahui cara pemberian obat mata.
2.  Agar klien dan keluarga memahami cara pemberian obat mata.
3.  Agar klien dan keluarga mampu menjelaskan cara pemberian obat mata.
4.  Agar klien dan keluarga mampu menerapkan cara pemberian obat mata secara baik dan tepat serta mandiri.

A.                Bentuk obat:

1.  Obat cair/ tetes
2.  Obat salep.
 

Cara pemberian obat tetes mata
   Obat cair/ tetes:
-  Pastikan tepat obat.
-  Pastikan/ lihat kembali petunjuk pemberian.
Cara:

1.  Mencuci tangan sebelum menyentuh mata.
2.  Membersihkan mata sebelum nya bila terdapat kotoran di sekitar mata.
3.  Miringkan kepala ke belakang dan melihat ke atas.
4.    Membuka kelopak mata bawah dengan menarik secara per lahan kulit mata ke bawah.



5.  Berikan tetes mata dari samping bukan dari depan.
6.  Tempatkan tetesan pada ujung mata di dekat hidung/ kantung konjungtiva kelopak mata bawah.
7.  Hindari ujung penetes agar jangan menyentuh mata.
8.  Jangan menutup mata agar obat tidak jatuh ke pipi.
9.  Bersihkan sekitar mata bila ada obat yang keluar dari mata.

Cara pemberian obat salep mata
Cara:
-   Pemberiannya sama dengan obat tetes mata no. 1-4.
-   Tekan salep dan masuk obat pada ujung mata dekat hidung/ kantung konjungtiva kelopak mata bawah.
-   Hindari ujung tube salep menyentuh mata.