facebook fandik

menjelajah KEHIDUPAN dengan ketulusan untuk meraih ridho ILLAHI

duniaku

yang lain bersandiwara guwe apa adanya fandik enjoe aja. Copyright © 2012 fandik

sosial

hidup akan lebih indah karena mengharap berkah, petuah mbah yai, dunia pasti berakir

hampa relung kehidupan

kita masih muda enjoe aja ayo lawan semua yang cuma merusak tatanan yang tak bermoral

baju

ngapai berbaju suci jika tidak dengan hati, jati diri sendiri.

Kamis, 20 September 2012

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN CAIRAN ELEKTROLIT PADA KASUS GASTRO ENTERITIS



ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK “F”
DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN CAIRAN ELEKTROLIT
PADA KASUS GASTRO ENTERITIS
DI RUANG ANAK KELAS III RSUD Dr SOEGIRI LAMONGAN

1. PENGKAJIAN. Tanggal 3 Agustus 2005/ 09.00 WIB
1.1  Identitas
Nama klien                  : An “F”
Umur                           : 2 tahun
Jenis Kelamin              : Perempuan
Suku/ Bangsa              : Jawa / Indonesia
Alamat                        : Deket Wetan, RT 002/ 003 Deket, Lamongan
Nomor Register           : 017021
Diagnosa Medik          : GE + Dehidrasi
MRS                            : 2 Agustus 2005 / Jam 10.00 WIB
Penanggung jawab
Nama                           : Tn “S”
Umur                           : 35 tahun
Jenis Kelamin              : Laki-laki
Alamat                        : Deket Wetan, RT 002/ 003 Deket, Lamongan
Pekerjaan                     : Wiraswasta (Pedagang)
Penghasilan                 : Rp ± 600.000,- / bulan
Pendidikan                  : SMA (Tamat)
Suku / Bangsa             : Jawa / Indonesia
Hubungan dengan klien  : Ayah kandung

1.2  Keluhan Utama
Berak cair

1.3  Riwayat Penyakit Sekarang
Ibu klien mengatakan klien berak cair 6 kali sehari dengan konsistensi cair, warna kuning, bau khas. Bak 6 kali sehari warna kuning jernih sejak 3 hari yang lalu, di sertai batuk dan pilek

1.4  Riwayat Penyakit Dahulu
Ibu klien mengatakan klien tidak pernah sakit seperti ini

1.5  Riwayat Penyakit Keluarga
Ibu klien mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit DM, Hipertensi dan TBC.

1.6 Riwayat Prenatal, Natal dan Post natal
1.6.1 Prenatal
Ibu klien mengatakan selama hamil mendapat imunisasi TT 2 kali periksa di Bidan setempat 4 kali tidak minum obat atau jamu
1.6.2 Natal
Ibu klien mengatakan hamil selama 9 bulan, lahir secara spontan, langsung menangis dan di tolong oleh Bidan. Berat bayi lahir 2.800 g panjang 48 cm
1.6.3 Post natal
Ibu klien mengatakan klien merangkak umur 4 bulan, dapat duduk umur 7 bulan dan belajar berjalan umur 12 bulan

1.7 Riwayat Tumbuh Kembang
Ibu klien mengatakan klien merangkak umur 4 bulan, dapat duduk umur 7 bulan dan belajar berjalan umur 12 bulan

1.8 Riwayat Imunisasi
Ibu klien mengatakan klien mendapat imunisasi BCG 1, DPT 3, Polio, Campak dan Hepatitis

1.9 Riwayat Psiko Sosial Spiritual
1.9.1 Psiko
Ibu klien mengatakan selama di Rumah Sakit anaknya sering menangis dan rewel.
1.9.2 Sosial
Klien ditemani ibu dan ayahnya selama masuk rumah sakit
1.9.3 Spiritual
Ibu klien mengatakan berdo’a agar anaknya cepat sembuh.

1.10 Activity Daily Life
1.10.1 Pola Nutrisi
Sebelum sakit     : Ibu klien mengatakan klien makan 4 kali sehari dengan komposisi nasi, lauk-pauk dan sayur. Minum air putih 4-5 gelas/hari serta ASI
Selama MRS      : klien mendapatkan diet bubur halus 3 kali sehari habis ½ porsi tiap makan. Minum air putih 1 gelas aqua/hari serta minum ASI.
1.10.2 Pola Eliminasi
Sebelum sakit     : Ibu klien mengatakan klien Bab 1 kali sehari warna kuning, konsistensi lembek, bau khas. Bak 5 kali sehari warna kuning jernih.
Selama MRS      : Ibu klien mengatakan klien Bab 5 kali sehari warna kuning, konsistensi cair, bau khas. Bak 5 kali sehari warna kuning jernih.
1.10.3 Pola Aktivitas
Sebelum sakit     : Ibu klien mengatakan klien dapat merangkak dan belajar berjalan
Selama MRS      : Ibu klien mengatakan klien hanya berbaring di tempat tidur
1.10.4 Pola Istirahat
Sebelum sakit     : Ibu klien mengatakan klien tidur siang mulai pukul 14.00-16.00 WIB dan tidur malam mulai pukul 19.00 – 05.00 WIB nyenyak
Selama MRS      : Ibu klien mengatakan klien sulit tidur siang kalau tidur sering terbangun karena berak cair.
                              Tidur malam mulai pukul 19.00- 05.00 WIB sering terbangun karena berak cair
1.10.5 Pola Eliminasi
sebelum sakit      : Ibu klien mengatakan klien mandi 2 kali sehari memakai sabun dan menggosok gigi.
Selama MRS      : Ibu klien mengatakan klien hanya diseka 2kali sehari pagi dan sore.         
2. PEMERIKSAAN FISIK
2.1 Pemeriksaan Umum
Kesadaran                   : Composmetis
BB sebelum sakit        : 14 Kg
BB selama sakit          : 11 Kg
Suhu                            : 37³ °C
Nadi                            : 90 x/ menit
Tekanan darah             : 110/80 mmHg
RR                               : 32 x/ menit

2.2 Pemeriksaan Fisik
2.2.1 Kepala          : Rambut ikal, distribusi rata, kulit kepala bersih, rambut warna hitam, ubun-ubun besar cekung.
2.2.2 Dahi             : Fringer print kembali dalam 2 detik
2.2.3 Mata             : Mata cowong, konjungtiva merah muda sklera putih
2.2.4 Hidung         : terdapat sekret kental warna putih, tidak ada sianosis
2.2.5 Mulut           : Bibir dan lidah kering, tidak ada caries gigi
2.2.6 Telinga         : Aurikula terbentuk, telinga bersih, tidak ada serumen maupun cairan. 
2.2.7 Thorak          : I : Bentuk bulat datar, suara napas eupnea, irama napas teratur, tidak ada tarikan intercostae.
                                P : Vokal fremitus kanan dan kiri sama
                                P : Suara jantung pekak Suara paru sonor
                               A : Suara napas vesikuler
2.2.8 Abdomen     : I : Bentuk datar, perut lebih rendah dari thorak
                               A: Bising usus 40 x/menit
                               P : Hepar maupun lien tidak teraba
                               P : Turgor kulit kembali dalam 2 detik
2.2.9 Genetalia      : Bersih tidak ada jamur.
2.2.10 Ekstermitas :
           Atas            : Tangan kiri klien terpasang infus KAEN 3B 24 tetes/menit,tidak odema,tangan kanan dapat digerakkan dengan bebas. 
           Bawah        : Kedua kaki dapat bergerak bebas.
2.3 Pemeriksaan Penunjang (3 Agustus 2005)
      Hb                      : 8,1 g/dl                                           Normal  L: 12,0 - 16,0 g/dl
                                                                                                        P: 11,0 –15,0  g/dl
      LED                   : 6,15                                                Normal  L: 0 – 15 /jam           
                                                                                                        P: 0 –7 /jam
      Leukosit             : 8500 /cmm                                     Normal    :4.600 –11.400 /cmm
      Hitung jenis Leukosit :0 – 0 – 0 – 45 – 55 – 0            Normal    : 1-2 / 0-4 / 3-5 / 54-65               
                                                                                                            /25-33 / 3-7.
2.4 Therapy
       Infus KAEN 3 B  24 tetes /menit.
       Loperamid 2,5 mg/har
       Injeksi Ampicillin 250 mg/ 8 jam
      





Lamongan ,   3 Agustus 2005
Yang mengkaji





KELOMPOK III

























ANALISA DATA





         Nama         : An “F”                                                                   No Reg   : 017021
         Umur         : 2 tahun                                                                   Ruang     : Anak

No
Pengelompokan data
Etiologi
Masalah
1


















2
 S. Ibu klien mengatakan klien berak cair 6 kali sehari dengan konsistensi cair, warna kuning, bau khas. Bak 6 kali sehari warna kuning jernih sejak 3 hari yang lalu, di sertai batuk dan pilek

 O.  Ubun-ubun Besar cekung
 Finger print kembali dalam 2  detik
Mata cowong
BB sebelum sakit  : 14 Kg
BB selama sakit    : 11 Kg
Tanda-tanda vital
Suhu                      : 37³ °C
Nadi                      : 90 x/ menit
Tekanan darah       :110/80 mmHg
RR                         : 32 x/ menit

 S. Ibu klien mengatakan klien berak cair 6 kali sehari dengan konsistensi cair, warna kuning, bau khas. Bak 6 kali sehari warna kuning jernih sejak 3 hari yang lalu, di sertai batuk dan pilek

O.    Peristaltik usus 40 x/menit
     BB sebelum sakit  : 14 Kg
BB selama sakit    : 11 Kg
Tanda-tanda vital
Suhu                      : 37³ °C
Nadi                      : 90 x/ menit
Tekanan darah       :110/80 mmHg
RR                         : 32 x/ menit


Out put berlebih


















Peningkatan peristaltik usus












Kebutuhan cairan dan elektrolit

















Eliminasi alvi
( Deare)




RUMUSAN DIAGNOSA
(Sesuai dengan prioritas)


No
Rumusan diagnosa
Ttd
1
















2

Gangguan kebutuhan cairan dan elektrolit (dehidrasi) berhubungan dengan output yang berlebih ditandai dengan
 S. Ibu klien mengatakan klien berak cair 6 kali sehari dengan konsistensi cair, warna kuning, bau khas. Bak 6 kali sehari warna kuning jernih sejak 3 hari yang lalu, di sertai batuk dan pilek

 O.  Ubun-ubun Besar cekung
 Finger print kembali dalam 2  detik
Mata cowong
BB sebelum sakit  : 14 Kg
BB selama sakit    : 11 Kg
Tanda-tanda vital
Suhu                      : 37³ °C
Nadi                      : 90 x/ menit
Tekanan darah       :110/80 mmHg
     RR                        : 32 x/ menit

Gangguan eliminasi alvi (diare) berhubungan dengan peningkatan peristaltik usus ditandai dengan
  S. Ibu klien mengatakan klien berak cair 6 kali sehari dengan konsistensi cair, warna kuning, bau khas. Bak 6 kali sehari warna kuning jernih sejak 3 hari yang lalu, di sertai batuk dan pilek

O.    Peristaltik usus 40 x/menit
BB sebelum sakit  : 14 Kg
BB selama sakit    : 11 Kg
Tanda-tanda vital
Suhu                      : 37³ °C
Nadi                      : 90 x/ menit
Tekanan darah       :110/80 mmHg
RR                         : 32 x/ menit













IMPLEMENTASI




         Nama         : An “F”                                                                   No Reg   : 017021
         Umur         : 2 tahun                                                                   Ruang     : Anak

Tgl
Dx Keperawatan
Jam
Implementasi
Ttd
3 Agus
tus
2005


























4 Agus
tus
2005

Gangguan kebutuhan cairan dan elektrolit (dehidrasi)



























Gangguan kebutuhan cairan dan elektrolit (dehidrasi)

10.00





12.00





13.30


15.00







18.00
  1. Memberi penjelasan pada keluarga klien tentang penyebab kekurangan cairan dan cara mengatasinya
R/ Ibu klien mengerti tentang penyebab kekurangan volum cairan dan cara mengatasinya
2.      Memberikan klien makanan dan minuman yang mengandung gizi seimbang yaitu:
-          Diet bubur halus 3xsehari
-          Mendorong Ibu untuk memberikan ASI.
  1. Menimbang berat badan klien tiap hari
R/ Berat badan klien bertambah yaitu 11,5 kg.
  1. Mengobservasi tanda-tanda dehidrasi
   R/ Ubun-ubun besar cekung mulai berkurang.
Mata Cowong berkurang
Turgor kulit kulit kembali dalam 1 detik.
Mulutlembab
Fringer printkembali dalam 1 detik
  1. Mengobservasi intake dan output
   intake : -Bubur halus habis ½ porsi
                         -Air putih 1000 ml
                         - infus Kaen 3B 24 tts/mnt
 output : - BAB 3x sehari
-          BAK 5x sehari

1. Obsevasi tanda-tanda vital
R/ Suhu  : 36 °C
 Nadi   : 110 x/ menit
2. Memberikan progam terapy atas anjuran dokter
R/ infus Kaen 3B 24 tts/mnt



3. Memantau perkembangan pengobatan dan tanda-tanda dehidrasi
R/ Mata tidak cowong
Bibir lembab
Lidah lembab
Turgor kulit kembali dalam 1 detik










































IMPLEMENTASI




         Nama         : An “F”                                                                   No Reg   : 017021
         Umur         : 2 tahun                                                                   Ruang     : Anak

Tgl
Dx Keperawatan
Jam
Implementasi
Ttd

Gangguan eliminasi alvi (diare)

10.00





11.00






11.10




13.30


16.00


17.00










1. Memberi penjelasan pada keluarga klien tentang penyebab dan cara mengatasi diare.
R/ Keluarga klien mengerti dan mampu menjelaskan kembali tentang penyebab diare.
2.Memberikan terapi atas advise dokter yaitu :
-          Loperamid 0.833 mg
-          Ampicillin 250 mg
-          Oralit 3 jam pertama sebanyak 600 ml dan selanjutnya berikan oralit sebanyak 1-2 sendok tiap 1 jam
3.Memantau secara bertahap tingkat perkembangan kondisi klien.
R/ Ibu klien mengatakan klien berak cair 1 kali dengan warna kuning ,konsistensi lunak.
4. Menimbang berat badan klien
 R/ Berat badan klien 11,5 kg

5. Mengobservasi tanda- tanda vital
R/ Suhu  : 37³ °C
 Nadi   : 90 x/ menit
6. meningkatkan masukan peroral untuk mempertahankan keseimbangan haluaran dengan memberi makan sedikit tapi sering.
  R/  ibu klien memberi memberi makanan sedikit tapi sering.











EVALUASI HASIL




         Nama         : An “F”                                                                   No Reg   : 017021
         Umur         : 2 tahun                                                                   Ruang     : Anak

Tgl
Dx Keperawatan
Jam
Catatan Perkembangan
Ttd
4/8’05
Gangguan kebutuhan cairan dan elektrolit (dehidrasi)



09.00
S. ibu klien mengatakan klien BAB 4x sehari warna kuning konsistensi lembek.
O. ubun – ubun besar tidak cekung
     Mata tidak cowong
A : tujuan tercapai
P  : Intervensi dihentiksn
I   : _
E  : Masalah teratasi
R  : -


































LEMBAR PENGESAHAN




                                                                                      Lamongan,4 Agustus 2005




                                                                                     Kelompok III




Penanggung Jawab
PKK III





Ratna Dewi. Amd.Kep Spd

Nip : 140 110 849























                                                  




DAFTAR ANGGOTA KELOMPOK III





Ketua                       : 1.   Saeri
                                 : 2.   Afif. M

Sekretaris                 : 1.   Dwi Erry
                                 : 2.   M. Ganda

Anggota                   : 1.   Arin Setia Budi
                                   2.   Istanti
                                   3.   Widya Utami
                                   4.   Ahmad Yani
                                   5.   Fahrudin
                                   6.   Ria Rahmawati
                                   7.   Dian Purnomo
                                   8.   Pramita Sari
                                   9.   Swesty Mei
                                   10. Kumala Sari
                                   11. Deni Subekti
                                   12. Mar’atus S
                                   13. Sutirah
                                   14. Dwi Yuni
                                   15. Eli Kurniawati
                                   16. Luluk Sufarti
                                   17. Lukman Fanani
                                   18. Heni Amalia
                                   19. Sandy Dwi
                                   20. Choirun Niswatin
                                   21. Zusy Vivian
                                   22. Sri Wahyuni



PENYAKIT YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN IBU/ ANAK




 

A. PENYAKIT TORCH

TORCH adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi Toxoplasma gondii , Rubella virus, Cytomegalovirus, Herpes simplex.

1. Toxoplasma

Toxoplasma gondii merupakan golongan protozoa
Penularan penyakit ini melalui
·         Makan daging yang mengandung kista toxoplasma ( daging mentah/ setengah matang )
·         Makanan terkontaminasi faeces kucing
Toxoplasma akan menyebabkan penyakit bila :
·         Penderita dengan keadaan immunocompromized mengalami reaktivasi infeksi laten
·         Infeksi terjadi pertama kali pada ibu hamil

Download Film Menghina Nabi Muhammad SAW 3gp xxx

maaf film ini sudah tidak layak di tonton karena memecah UMAT

DOWNLOAD DI SINI

Selasa, 18 September 2012

Kelenjara Saliva



Saliva adalah suatu cairan oral yang kompleks dan tidak berwarna yang terdiri atas campuran sekresi dari kelenjar ludah besar dan kecil yang ada pada mukosa oral. Saliva dapat disebut juga kelenjar ludah atau kelenjar air liur. Semua kelenjar ludah mempunyai fungsi untuk membantu mencerna makanan dengan mengeluarkan suatu sekret yang disebut “salivia” (ludah atau air liur). Pembentukan kelenjar ludah dimulai pada awal kehidupan fetus (4 – 12 minggu) sebagai invaginasi epitel mulut yang akan berdiferensiasi ke dalam duktus dan jaringan asinar. Saliva terdapat sebagai lapisan setebal 0,1-0,01 mm yang melapisi seluruh jaringan rongga mulut. Pengeluaran air ludah pada orang dewasa berkisar antara 0,3-0,4 ml/menit sedangkan apabila distimulasi, banyaknya air ludah normal adalah 1-2 ml/menit. Menurunnya pH air ludah (kapasitas dapar / asam) dan jumlah air ludah yang kurang menunjukkan adanya resiko terjadinya karies yang tinggi. Dan meningkatnya pH air ludah (basa) akan mengakibatkan pembentukan karang gigi.
            Ludah diproduksi secara berkala dan susunannya sangat tergantung pada umur, jenis kelamin, makanan saat itu, intensitas dan lamanya rangsangan, kondisi biologis, penyakit tertentu dan obat-obatan. Manusia memproduksi sebanyak 1000-1500 cc air ludah dalam 24 jam, yang umumnya terdiri dari 99,5% air dan 0,5 % lagi terdiri dari garam-garam , zat organik dan zat anorganik. Unsur-unsur organik yang menyusun saliva antara lain : protein, lipida, glukosa, asam amino, amoniak, vitamin, asam lemak. Unsur-unsur anorganik yang menyusun saliva antara lain : Sodium, Kalsium, Magnesium, Bikarbonat, Khloride, Rodanida dan Thiocynate (CNS) , Fosfat, Potassium.

Minggu, 16 September 2012

DO'A UNTUK CALON ISTRIKU


ya Alloh yang maha kuasa nan kasih...
ini bukanlah cinta...
karena cinta adalah nafsu......
ini adalah kasih sayank... karena ini adalah kakak adik,,
terima kasih ya Alloh....
Tuhan semesta alam... yang maha kasih dan maha cinta....
terima kasih atas anugrah dan berkah mu sepanjang hidup ini....

sambunglah rasa indah kami....
dalam sebuah ikatan suci nan indah untuk merajut ukuah keluarga islami untuk menuju.....
ridhomu menuju surgamu
 

Minggu, 09 September 2012

DOWNLOAD LAGU SLANK TERLALU MANIS MP3

LANGSUNG SAJA G USAH BANYA KATA LANGSUNG AJA KLIK DI BAWAH





KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD LAGU



lebih banyak lagu slank yang lain KLIK DISINI